WORK IN PROGRESS

Sorry for any inconvenience caused We are currently in the process of reconstructing the sites in our network. Do come back often to check on the progress

Text Size

Forum Dialog Antar Peradaban mengundang dua pemimpin Amerika Latin, Presiden Hugo Rafael Chávez Frías dari Republik Bolivarian Venezuela dan Presiden Juan Evo Morales Ayma dari Republik Bolivia. Kedatangan para pemimpin Amerika Latin mengawali upaya menciptakan kesempatan berlangsungnya dialog untuk memulai membangun jembatan antara berbagai pihak.

Press Conference

Kegelisahan akan konflik berkepanjangan, dari tingkat komunal sampai global terasa semakin menguat. Perlu dialog antar peradaban untuk mencari solusi menghindari skenario "perang antar peradaban" dengan menciptakan "jembatan" lewat serangkaian dialog antar peradaban. Hal ini menjadi tanggung jawab Indonesia, yang sesuai dengan konstitusinya mempunyai peran untuk "ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial" dan tanggung jawab historisnya sebagai penggagas Dasa Sila Bandung.

Dari kunjungan ini diharapkan terjadi pertukaran pandangan nyata antara dua peradaban, yang selanjutnya diharapkan bisa mengawali terciptanya suatu dunia yang semakin damai dan adil. Pengalaman keduanya berhadapan dengan kekuatan besar dunia, mencari jalan untuk membawa kesejahteraan bagi rakyatnya, dengan mencoba berbagai kebijakan yang berpihak pada kelompok miskin (pro-poor policies) merupakan hal yang layak dipelajari oleh dunia.

Press Conference

Kelompok kerja yang berperan sebagai fasilitator terdiri atas: Institute for Policy and Community Development Studies (IPCOS); ResPublica Institute; dan Center on Islam and State Studies (CISS) Universitas Paramadina; dan sejumlah warga negara yang peduli di antaranya Widodo Harjoprawito; Sjarif Bastaman; Aria Bima; Maria Hartiningsih.

Pada langkah selanjutnya akan juga diundang pemimpin-pemimpin lain yang dinilai bisa berkontribusi pada pembentukan dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.

 

Jakarta, 27 Desember 2006.

 

IPCOS :
Johan O. Menajang
Joe Fernandez
Rahmat A. Prakoso


ResPublica Institute :
Budiman Sudjatmiko
Martin Manurung
Rio Siagian
Dadang Juliantara


CISS Universitas Paramadina :
Yudi Latief

Individu :
Arya Bima
Sjarif Bastaman
Widodo Harjoprawito
Maria Hartiningsih


Contact Person :
Rahmat A. Prakoso
Jln. Ciomas V No. 4,
Kebayoran Baru,
Jakarta, Indonesia.
HP: 0812 8496 785,
Telp: (62-21) 724 6871,
Fax: (62-21) 720 1984.
Email: relations@Ipcos .or.id

IPCOS